Olimpiade Al-Qur'an ITB 2013

‎[OLIMPIADE AL-QUR'AN ITB 2013]
__Road To MTQ Nasional Mahasiswa__

Assalamu’alaikum temen-temen :D
Yuk ikutan Olimpiade Al-Qur’an ITB 2013 ini!

Kita niatin supaya lomba ini bisa jadi sarana kita untuk lebih deket dengan Al-Qur’an, bisa lebih belajar tentang Al-Qur’an dan mudah”an bisa juga jadi orang yang mengajarkan Al-Qur’an untuk saudara” dan temen” kita yang lain.. supaya kita termasuk salah-satu dari sebaik-baik manusia, insya Allah :D

Info lebih lengkap + pendaftaran bisa langsung ke bit.ly/oaitb2013 atau pake format sms seperti di poster :)

========================

Info tambahan, untuk yang mau donasi bisa langsung hubungi Taufiq di 085793103728.

Sangat diperbolehkan poster ini di share atau di upload ulang lalu tag temen” yg temen punya :D

Semoga jadi salah satu kebaikan yang mendatangkan cinta Allah untuk kita :)

| Tag , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Catatan Kecil untuk Remaja

Pada  sebuah perjalanan dari rumah menuju pool bus AKAP, di dalam angkutan kota..

Empat orang remaja tanggung sekitar usia awal belasan mengobrol dengan asyik di angkutan tersebut. Mobil angkutan yang saat itu lengang membuat mereka leluasa mengobrol dengan suara nyaring. Suara senyaring itu cukup untuk membuat penumpang lain di dalam angkutan bisa mendengar apa yang mereka bicarakan tanpa perlu mencuri dengar. Mulanya, tak ada yang menarik dari percakapan mereka karena topik yang dibicarakan hanya seputar rencana jalan-jalan di pusat perbelanjaan, menonton film layar lebar, dan seputar tempat keramaian lain. Hingga akhirnya, kalimat-kalimat berikut terucap,

A: “Iya, males banget sama nyokap gue, pelitnya minta ampun. Gue minta uang buat beli sepatu gak dikasih”

B: “Emang mau beli sepatu apaan, lo?”

A: “Sepatu basket lah, kemaren gue liat di toko X, mall Y, ada keluaran sepatu basket baru”

C: “Emang lo bisa main basket?”

A: “Belom bisa, sih, tapi udah ga jaman lah sekolah pake sepatu keds. Cuma 700 ribu doang gitu”

D: “Iya, nyokap-bokap gue juga pelit, masa tadi gue mau brangkat nonton cuma dikasih 70ribu”

___

Uang-uang itu, adalah nominal yang besar bagi para pekerja keras. Sejumlah uang yang mereka awali dengan kata ‘cuma’ itu, bagi orang yang bekerja mengumpulkan pundi-pundi rupiah tentulah bukan sekedar cuma. Para pekerja tau, betapa berharganya sepuluhribu rupiah. Orang yang berusaha membanting tulang mencari penghidupan tau, bagaimana sulitnya menggenapkan uang ‘receh’ menjadi seribu.

Tapi bagi orang yang tak merasakan kerja keras untuk mengisi perut agar tetap hidup, nominal itu tidak bermakna selain untuk habis dalam transaksi. Bagi orang-orang yang hanya perlu meminta dan menyebutkan jumlah yang diinginkan, uang dengan jumlah tersebut begitu kecil untuk segera ditukar dengan kepuasan.

Dik, yang dilakukan orangtuamu bukanlah sikap pelit terhadap buah hatinya. Kalaulah bisa, orangtuamu tentu ingin memenuhi semua yang kau pinta. Tapi mungkin, saat kau meminta sejumlah uang itu, Ibumu sedang berpikir, bagaimana agar uang yang diberi ayah untuk hidup sehari-hari ini cukup. Ibumu mungkin saat itu sedang berpikir, bagaimana caranya agar keluarga ini bisa tetap makan besok, besoknya lagi, dan hingga uang halal lain datang lagi. Ibumu saat kau meminta uang itu, mungkin sedang berpikir, dimana keluarga ini akan tinggal jika besok tak bisa membayar kontrak rumah. Ibumu ketika itu sedang berfikir bagaiman aagar baiya sekolah tetap bisa dibayar, dan agar uang sakumu tetap ada.

Dik, sekalipun orangtuamu mampu memenuhi semua yang kau pinta. Percayalah, kata tidakboleh itu bukan karena pelit. Tidakboleh itu ada karena kedua orangtuamu ingin kau belajar, bahwa tak semua yang diinginkan dapat dicapai. Tapi Tuhan akan memberi apa yang dibutuhkan hamba-Nya, maka orangtuamu mendidikmu dengan menolak keinginan yang tak berdasar kebutuhan. Kedua orangtuamu bukan ingin berlaku seperti Tuhan, tapi mereka menyadari bahwa anak adalah titipan, amanah dari Tuhan yang ketika dikembalikan tentunya harus dalam keadaan sebaik mungkin. Ayah dan Ibu, menyayangimu dengan menghindarkanmu dari ketidak-manfaatan peringai dunia.

Dik, saat orangtuamu bertemu dengan teman-teman mereka, kadang mereka membicarakan kita, anaknya.  Apa yang saling mereka ceritakan tentang anak-anaknya? Kebaikan dari masing-masing anak. “Anak saya si A sekarang alhamdulillah sudah SMA, di sekolah B”. “Anak saya kemarin Alhamdulillah sudah lancar membaca”. “Anak saya yang besar sekarang alhamdulillah sudah bekerja”. Lihatlah, pantaskah kita membalas penuturan manis mengenai diri kita itu dengan mengata-ngatai mereka di tempat umum dengan sebutan yang tak baik? Pelit, galak, gak ngerti kebutuhan anak muda, kolot, kuno, pantaskah ditujukan kepada mereka?

Saat kita-yang merasa muda- ingin di mengerti, lalu kapan kita akan belajar memahami mereka? Padahal usia mereka semakin senja, dengan kondisi fisik yang tak seprima di masa muda, dan penyakit-penyakit tua mungkin mulai menghampiri keduanya. Begitukah cara kita membalas jasanya?

Dipublikasi di umum | Tinggalkan komentar

gAMERIKA? Bergabung dengan AMERIKA sama sekali bukan solusi

Ada beberapa berita yang membuat panas telinga banyak masyarakat Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Jika sebagian pengamat budaya mengatakan tipikal watak orang Indonesia saat ini adalah seperti raksasa tidur – yang nyaman dininabobokkan tapi berbahaya kalau diusik, maka adanya recruitment gerakan gabung Amerika adalah sebuah tindakan yang membangunkan tidurnya raksasa itu. Masih ingat bagaimana ‘adem ayem’nya orang Indonesia dalam menjaga perbatasan? Tapi jangan pernah lupakan marahnya orang Indonesia saat tau pulau-pulau itu diakui negara tetangga. Nah, langkah yang digagas oleh pencetus ide merobohkan NKRI untuk kemudian bergabung dengan Amerika Serikat menjadi negara bagian ke-51 itu, sekali lagi, ibarat membangunkan raksaasa tidur atau dengan kata lain cari-cari masalah.

Saya sempat melihat halaman blog pencetus gerakan itu. Karena saya tidak berkenan menautkan alamat blog tersebut, pembaca saya persilakan mencari sendiri blog tersebut: gAMERIKA atau Gamerika, dan sejenisnya. Di blog tersebut dijelaskan dengan sangat tidak jelas dan tidak rinci, bahwa ide untuk meniadakan NKRI didasari oleh suara hati, karena lelah melihat penderitaan bangsa, dan jengah dengan pemilihan pemimpin di Indonesia yang tak kunjung memberikan perubahan. Kenapa saya katakan tidak jelas dan tidak rinci? Karena pencetus ide tersebut memang terlihat tidak mengkaji lebih jauh apa yang dia gagas. Ide itu begitu mentah, dan sama sekali tidak menjadi solusi bagi permasalahan bangsa Indonesia saat ini.

Satu alasan yang menjadi barang dagangan gerakan itu adalah “pendapatan orang amerika serikat yang berkali-kali lipat dibanding orang Indonesia”. Untuk dapat mengambil kesimpulan ini sangat mudah, klik menu home pada blog gerakan tersebut, dan pembaca akan disuguhi oleh daftar besarnya pendapatan orang Hawaii dari berbagai profesi, termasuk yang paling sering dia gembar-gemborkan: UMR Rp 16.000.000! Daftar pendapatan itu juga dilengkapi dengan sekilas sejara Hawaii yang dulunya republik merdeka kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Amerika.

Dari sini, terlihat jelas bahwa fokus gerakan ini adalah jualan “nominal gaji”. Ajakan untuk menjadi kaya sehingga bisa hidup makmur sejahtera, dengan nominal gaji minimal Rp 16 juta. Bahkan dalam aksinya yang dilaporkan Tempo.co membawa spanduk menawarkan gaji Rp 36 juta per bulan.

Orang itu nampaknya tau bahwa UMR Indonesia masih berkisar di angka Rp 1-1.5 juta, maka dia jual ‘produk’nya 16x. Mungkin orang itu juga tau bahwa gaji pokok PNS berbagai profesi golongan III sekitar Rp 2-3,5 juta, nanti baru ditambah berbagai tunjangan yang bisa berbeda tiap daerah dan tiap orang, maka di jual ‘barang dagangan’ itu dengan gaji guru Rp 39 juta, insinyur 75 juta, dan sebagainya. Orang pencetus ide itu sepertinya menonton berita bahwa belum lama ini hakim kita minta naik gaji, maka dia labeli bahwa barang dagangannya ini bisa memberikan gaji hakim 85 juta rupiah per bulan.

Tapi, mungkin orang itu lupa menengok kurs pertukaran antara Rupiah – Dollar Amerika Serikat. Jadi, izinkan saya yang memberi tau: Rp 9234-Rp 9326 per Dollar AS (sumber bi.go.id). Jadi, berapa nilai UMR yang sangat wah RP 16 juta itu dalam dollar amerika? Simpel, sekitar : US$ 1732.72. Besar kah pendapatan ini per bulan? Mungkin ada yang menjawab cukup atau tidak itu tergantung orangnya. Tapi mari berbicara dengan data, menurut situs ini setelah saya pilih yang mendasar kira-kira seperti:

biaya hidup dasar di Amerika per Orang

Jadi, besarkah UMR 16 juta rupiah itu? Tidak. Karena Biaya sebesar itu hanya cukup (bahkan kurang) untuk hidup pas-pasan dengan biaya hidup rata-rata ala Amerika Serikat per orang di berbagai negara bagian. Meski beberapa negara bagian memiliki living cost yang lebih rendah, tapi total kebutuhan hidup yang saya masukkan dalam daftar primer itu tidak berbeda terlalu jauh, sekitar US$ 1500 – 2000. Apakah bergabung dengan Amerika Serikat memberikan kesejahteraan buat rakyat Indonesia yang bergaji disekitar UMR? Tidak. Orang-orang mungkin melihat nilai Rp 16.000.000 adalah nominal uang yang besar, tapi itu karena menggunakan sudut pandang gaji Amerika – biaya hidup Indonesia. Logika sederhananya, ketika suatu wilayah masuk dalam kedaulatan suatu negara, maka secara alamiah dan ekonomi akan terjadi penyetaraan atau penyeimbangan harga dan biaya hidup. Orang yang mengusung gAMERIKA bahkan menggunakan Hawaii sebagai perbandingan. Padahal, biaya hidup di Hawaii termasuk paling tinggi diantara negara bagian Amerika Serikat (meski tidak semahal Washington DC). Oiya, jangan lupa! Pendapatan ini belum dipotong pajak penghasilan yang persentase pajak di Amerika lebih tinggi dari pajak di Indonesia. Jadi, kalau di Indonesia -yang katanya mau dirobohkan ini- orang-orang malas bayar pajak dan keberatan penghasilannya dipotong 10%, apakah membiarkan masyarakat dengan penghasilan RP 16.000.000 yang ternyata pas-pasan itu dipotong pendapatannya dengan potongan yang lebih besar adalah sebuah solusi? Tidak.

Hal lain yang belum (atau bahkan mungkin tidak?) dipikirkan oleh pencetus ide aneh itu adalah harga minyak bumi. Di negara yang membuat pencetus ide pusing dan putus asa ini, ribuan orang turun ke jalan bahkan sampai bentrok, kontak fisik, dan rusuh untuk menolak pencabutan subsidi BBM. Bahan bakar minyak untuk kendaraan yang saat ini menjadi favorit masyarakat Indonesia adalah premium yang dijual (dengan subsidi) dikisaran harga Rp 4500 per liter. Saat wilayah lebih 17.000 pulau ini dijadikan bagian dari AS, maka harga minyak bumi yang paling akan mendapat imbasnya. Meski AS memiliki sistem negara bagian yang bagi sebagian orang mungkin lebih ‘otonom’ daripada sistem negara kita saat ini, tapi percayalah: BBM di AS menggunakan harga minyak dunia dan tidak bersubsidi, kalau menjadi negara bagian dair AS, harga minyak bumi tidak mungkin lagi disubsidi. Minyak bumi untuk kendaraan di AS saat ini dijual seharga US$3.8-3.9 per galon (sekitar Rp 9200-9500 per liter menurut situs ini). Jadi, kalau orang yang menggagas ide gabung dengan Amerika ini mengatakan ide itu tercetus karena prihatin melihat kondisi bangsa, bergabung dengan Amerika Serikat jelas bukan sebuah solusi, juga tidak bisa dibilang sebagai bentuk pertolongan orang yang prihatin melihat nasib bangsa. Terlepas dari pro dan kontra pencabutan atau pengurangan subsidi BBM itu sendiri, yang bisa kita bayangkan adalah.. semua harga kebutuhan akan naik. Masyarakat yang mendengar rencana ‘kenaikan akibat pengurangan subsidi sebesar Rp 1500-2000′ saja sudah mengamuk, merusak pagar dan gedung, mau jadi seperti apa kondisi keamanan kita akibat pendemo kalau jadi Rp 9.500 per liter? Kenaikan harga BBM itu berlaku untuk semua negara yang ‘belum mandiri’ dalam mengelola sumber daya energinya, percayalah bahwa warga AS pun tidak suka dengan kenaikan BBM dan itu membuat mereka galau.

Hal lain yang diungkapkan oleh pencetus ide adalah tunjangan bagi pengangguran. Ah, ya.. nampak sangat menggiurkan. Kita tak punya pekerjaan pun tak perlu merasa terlalu stress karena ada pemerintah yang begitu menyayangi rakyatnya dengan tunjangan bagi pengangguran. Tapi, apakah anda tahu berapa jumlah pengangguran di AS saat ini? Pada September 2011, tempo.co menulis bahwa rata-rata orag AS menunggu panggilan kerja atau menganggur selama lebih dari 40 minggu. Lebih dari 40% pekerjaan di AS termasuk pekerjaan dengan penghasilan rendah. 77% bisnis skala kecil di AS tidak berencana menambah karyawan. Apa artinya? artinya, tingkat pengangguran di AS pun tinggi. Adanya tunjangan itu bukanlah sebuah jaminan bahwa tidak akan ada kelaparan dan kesusahan. Pernyataan “pengangguran dapat tunjangan” terkesan memberitahu bahwa di AS, anda bisa menjadi pengangguran tanpa takut kelaparan. Kenyataannya? Jumlah tunawisma di AS terus meningkat. Pada tahun 2008, diberitakan oleh usatoday.com, ada sekitar dua juta penduduk AS yang mencari bantuan dana tempat tinggal. Sumber lain bahkan mengatakan bahwa 50 kota di AS saat ini menjadi ‘kota tenda’. Tenda-tenda itu digunakan sebagai tempat tinggal bagi orang-orang yang tidak memiliki rumah, yang keadaannya sama seperti di Indonesia: beralaskan tikar atau bahkan beralaskan tanah. Kondisi tenda-tenda ini juga dikabarkan tidak higienis, tanpa toilet dan listrik, hanya aada satu tenda komunal yang memiliki tungku untuk menghangatkan diri ketika musim dingin datang. Dengan kondisi seperti itu, menjadi tunakarya ataupun tunawisma di AS dengan tunjangan dari pemerintah, jelas bukan sebuah kondisi yang lebih baik dari apa yang didapati orang Indonesia saat ini. Berita pada tempo.co pada tautan sebelumnya juga memberitakan bahwa pada tahun 2011, 48% warga AS hidup dalam kemiskinan. Bahkan, nationalhomeless.org memberitakan ada sekitar 16.2 juta anak yang kelaparan di AS pada tahun 2010.

Berikut ini saya kutipkan dari blog gerakan aneh tersebut. Hal yang sangat sulit dicerna dari blog itu adalah, bagian ini:
Tapi kalau Indonesia menjadi negara bagian AS, maka nanti tidak ada lagi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ke Malaysia, yang ada sebaliknya, yaitu TKM (Tenaga Kerja Malaysia) bekerja menjadi pembantu di tanah Nusantara ini. Sebabnya, nanti pendapatan perkapita kita akan sebesar Hawaii (49.000 dolar AS), sedangkan Malaysia (14.500 dolar AS). 
Ada yang bisa menjelaskan, bagaimana caranya meningkatkan pendapatan seluruh orang yang saat ini menjadi warga negara Indonesia dengan bergabung ke AS? Pendapatan perkapita memang dianggap sebagai pendapatan per orang per tahun. Tapi, apa dengan pendapatan perkapita yang tinggi berarti seluruh orang Indonesia saat ini, yang menurut si-empunya-ide bakal menjadi warga negara AS, akan menjadi tinggi juga? Sangat perlu dipertanyakan. Kalau ternyata pernyataan ini benar dan dapat dibuktikan oleh pembaca, dengan senang hati saya persilakan memberikan tanggapan agar dapat menjadi pengetahuan bersama, karena saya bukan orang yang mendalami ilmu ekonomi.

Kalimat lain dari blog tersebut yang perlu dikritisi adalah:

Banyak orang yang mengajukan pertanyaan, “apakah gerakan gAMERIKA merobohkan NKRI itu sebuah tindak subversif?”

Tentu saja hal ini BUKAN subversif. Dasarnya bisa kita ambil dari falsafah demokrasi bahwa “kedaulatan berada di tangan rakyat[1]”, maka berarti semua yang berhubungan dengan kebijakan negara ditentukan oleh kehendak rakyat. Keputusan rakyat adalah hukum tertinggi, seperti pada jaman dahulu waktu era republik Yunani kuno, dimana keputusan rakyat diambil dengan cara REFERENDUM, yaitu meminta pendapat dari seluruh rakyat. Jadi demokrasi pada prinsipnya adalah referendum.
 ([1] Tercantum juga dalam UUD  1945 pasal 1 ayat 2.)

Bung, sungguh anda perlu membaca UUD 1945 dan Pancasila kembali. UUD 1945 adalah penjabaran dari pembukaan UUD, dan pembukaan UUD itu sendiri merupakan nafas dari Pancasila. Jadi, silakan lihat bahwa dalam sila ke-4 negara kita, berbunyi seperti ini “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”. Jadi, kedaulatan berada di tangan rakyat yang anda nyatakan memiliki penalaran yang berbeda dengan apa yang seharusnya, sesuai dengan Pancasila.

ada pernyataan lagi mengenai referrendum:
Untuk mengembalikan hak-hak rakyat Nusantara, maka gAMERIKA bercita-cita mengadakan referendum bagi penentuan bentuk negara dengan 2 opsi, yaitu: “tetap menjadi NKRI atau bergabung dengan AS”. Jadi bila ada yang menuduh gAMERIKA itu subversif, maka itu tuduhan yang tidak benar. Sebaliknya, bisa dipastikan bahwa si penuduh itu adalah musuh rakyat karena anti demokrasi dan anti referendum.
Pesan saya, baca lagi mengenai sistem demokrasi pancasila banyak-banyak, pak. Pahami juga bagaimana sistem pengambilan keputusan di Indonesia, bahwa referrendum yang identik dengan voting langsung bukan cara pengambilan keputusan yang utama. Kalau anda menyatakan bahwa orang yang menuduh gAMERIKA subversif adalah musuh rakyat, bagaimana dengan anda yang dengan jelas mengkampanyekan kalimat ini: “Bertujuan merobohkan NKRI”  pada laman blog anda? Tidakkah para pendiri negara ini tidak merasa anda memusuhi perjuangan beliau-beliau?

Anda tau makna subversif, kan? ini definisi yang saya dapat mengenai subversif:

Subversif merujuk kepada salah satu upaya pemberontakan dalam merobohkan struktur kekuasaan termasuk negara

Jadi, apa namanya kalimat “Bertujuan merobohkan NKRI” kalau bukan subversif? Apa istilah yang tepat untuk mengatakan bahwa buku yang anda jual di blog itu pun tidak subversif? Ada yang bisa menjelaskan? Hem, ditunggu penjelasannya.

Selanjutnya, masih dari blog tersebut, ada yang janggal pada kalimat-kalimat ini:
Kegiatan yang dilakukan saat ini baru DEKLARASI gAMERIKA dan pawai damai di sekitar Cipanas tanggal 15 Januari 2012. Sewaktu pawai, pihak Polres Cianjur sangat kooperatif, mereka memberi kami 2 box minuman aqua. DAMAI ITU INDAH !!!

Sambutan masyarakat juga antusias, karena demo biasanya hanya memperjuangkan kepentingan segolongan orang, tapi gAMERIKA berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia agar dapat UMR Rp. 16.000.000,-. Sampai ada seorang Kapten nyeletuk, “Kalau Briptu Polisi saja bisa dapat gaji Rp. 48.000.000,- sebulan, bagaimana dengan saya?” 

Apakah anda jujur bahwa kalimat itu benar keluar dari beliau? Apakah pihak Polres Cianjur itu benar memahami apa yang anda ‘pawai’ kan? Apakah anda juga memberikan pengetahuan berapa nilai 48 juta rupiah itu di amerika dan apakah itu cukup untuk sebulan? Saya yakin tidak.

Saya meyakini, bahwa yang diperlukan oleh bangsa Indonesia saat ini adalah jati diri, kita perlu memperbaiki sistem dengan mendidik manusia berakhlaq karimah, kita perlu contoh untuk diteladani dan diikuti, kita perlu pendidikan karakter untuk menjadikan manusia-manusia Indonesia menjadi generasi yang unggul: jujur, berintegritas, dan memiliki hati nurani yang hidup. Saya meyakini, bahwa yang salah bukanlah bentuk negaranya, tetapi sistem, hukum, dan penegakannya. Sadarilah, bahwa produk hukum saat ini di Indonesia, Amerika Serikat, atau negara lainnya adalah produk hukum yang didapat dari hasil pemikiran manusia yang tentunya memiliki kekurangan: tempat salah, tempat lupa, dan memiliki nafsu terhadap dunia. Hanya ada satu hukum yang benar secara mutlak tanpa terkecuali: hukum yang berasal dari Al-Khalik, Allah Yang Maha Pencipta.

adi, kenapa bergabung dengan Amerika Serikat? Kalau memang seperti itu, yang menuntut murahnya harga BBM justru akan memilih bergabung dengan Venezuela yang meimiliki harga BBM termurah di dunia. Para pengusaha dan pekerja di bidang perminayak tentunya memilih bergabung dengan negara-negara Timur Tengah yang memiliki cadangan minyak lebih banyak dibanding Indonesia sehingga lebih mudah dalam eksplorasi dan eksploitasi. Orang-orang yang lelah bekerja 12 jam sehari dan 6 hari seminggu mungkin akan lebih memilih kerja di Belgia yang jumlah jam kerjanya jauh lebih sedikit dibanding negara lain karena penduduknya sudah tergolong ‘makmur’ secara harta dunia. Para pecinta sepakbola yang kecewa dengan kacaunya PSSI atau kurang bersinarnya prestasi sepakbola kita mungkin memilih berada di Brazil, Inggris, Itali, dan negara raksasa sepakbola lainnya. Hanya ada satu solusi, hidup nikmat tanpa beban hidup dan derita hanya ada di syurga. Jadi, kalau kita mau hidup enak, persiapkan lah amal baik dari sekarang dan mencari keridhoan-Nya agar kelak setelah mati dapat menempati syurga-Nya dalam kehidupan yang kekal.

pada profile penulis blog itu, orang yang mengaku sebagai penggagas ide gamerika ini menulis:

Jangan anggap gAMERIKA sebagai gerakan yang sok-sokan atau subversif. Gerakan ini murni untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Kami sudah lelah dengan pergantian pimpinan NKRI yang tak membuat perubahan yang lebih baik.

pembaca tulisan ini yang budiman, saya meyakini bahwa pembaca sangat cerdas untuk dapat mengambil kesimpulan dengan menjawab pertanyaan berikut: Apakah menjadi negara bagian AS adalah sebuah solusi untuk kebaikan?

Dipublikasi di umum | Tag , , , , , | 1 Komentar

Cantik itu.. mahal ya?! (antara saya dan kawat orthodontic)

Saya lupa kapan tepatnya mulai menggunakan kawat gigi, yang saya ingat cuma tahun dan bulan nya: Januari 2010. Jadi, sampai saat ini benda asing berupa kawat melintang dan bracket yang menempel pada permukaan gigi saya sudah berumur 2 tahun 3 bulan. Terakhir kali saya kontrol ke dokter gigi pada Bulan Maret minggu ke-3, beliau mengatakan kalau kawat gigi saya ini sudah bisa dilepas dua minggu kemudian. Tapi, karena kesibukan kuliah dan hari libur, saya belum mengunjungi dokter gigi untuk melepas kawat gigi ini.

Selama 2 tahun lebih mencoba berteman dengan kawat gigi atau biasa disebut behel, pastinya ada cerita hidup yang berkenaan dengan alat yang saya pakai ini. Beberapa kejadian sedih, sakit, malu, dan senang pernah dialami bersama behel ini. Untuk kali ini, saya mau berbagi pengalaman yang berkenaan dengan persepsi orang-orang terhadap pengguna behel.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di curhat, umum | Tag , , , , , , | 1 Komentar

TOMCAT, bukan serangga baru

Sekarang ini, media informasi yang ada di tanah air sedang ramai membahas berita seputar TOMCAT. Serangga ini mendadak jadi begitu terkenal, sejak kemunculannya di sebuah kawasan elit daerah timur Pulau Jawa beberapa minggu lalu (dari tanggal tulisan ini dipublikasikan). Berita mengenai habitat asalnya, cara berkembang biak, racun, hingga apa yang disuka dan tidak disuka oleh TOMCAT rasanya sudah diliput berbagai media massa. Seperti biasa, pemberitaan media yang bertubi dan sering “overexposed” membuat masyarakat Indonesia yang tekun menonton berita menjadi panik.

Tomcat itu, apa sih?
Waktu awal-awal tomcat disebut di berita, saya bingung apa itu tomcat. Karena berita yang ada semuanya bernada heboh seolah tomcat ini adalah wabah mematikan. Pas saya liat foto tomcat ini… saya malah ketawa-ketiwi, menertawakan sebuah pengalaman masa muda jaman SMA *halah, padahal sekarang juga masih muda. Serangga yang disebut tomcat ini ternyata adalah serangga yang begitu akrab menyapa hari-hari saya di asrama sewaktu masih SMA sejak tahun 2006. Hanya saja, dulu kami tidak tau kalau serangga itu disebut tomcat, kami biasa menyebutnya serangga herpes. Disebut serangga herpes karena racun dari serangga ini bisa membuat kulit melepuh seperti saat terkena virus herpes.

Kenapa serangga ini baru muncul dan terkenal sekarang sih?
Baca lebih lanjut

| Tag , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Kalimat Singkat yang bermakna Do’a (Barokallah bukan Barokillah)

Saling mendo’akan dalam kebaikan merupakan anjuran bagi setiap muslim. Kalimat sapa saat bertemu dengan sesama muslim juga merupakan do’a “Assalamu ‘alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh” yang artinya (Semoga) Keselamatan, rahmat Allah dan keberkahan diberikan kepada kamu. Lalu wajib dijawab “Wa ‘alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh” yang berarti dan (semoga) Keselamatan, rahmat Allah dan keberkahan diberikan kepada kamu. Malah, dianjurkan juga menjawab salam dengan kalimat yang lebih panjang. Disadari atau tidak, ketika kita terbiasa mengucapkan kalimat ini dalam menyapa saudara kita yang muslim, berarti kita mendoakan saudara kita. Tapi, kalau kalimatnya diganti dengan plesetan-plesetan bercanda jadi “ikum”, “lamikum”, dan lainnya, apakah masih menjadi doa?

Do’a lainnya adalah ketika medengar orang muslim lainnya yang sakit, kita mengucapkan “Syafakallah”, “syafakillah” serta kalimat lain yang disesuaikan dengan posisi subjek orang yang sakitnya, kalau orang ketiga perempuan (dia/her) kita mengucapkan “Syafahallah”. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika menjenguk yang sakit mengucapkan “Laa ba’sa thohuurun in syaa’allah” (tidak mengapa, semoga dapat membersihkan kamu (dari dosa) insya Allah) juga mendoakan “As alukalloohal-’azhiima, robbal ‘arsyil-’azhiimi, ayyasyfiyaka” (Aku memohon kepada Allah yang Maha Agung, Rabb ‘Arsy yang agung agar menyembuhkanmu)

Bahkan, di saat-saat tertentu, muslim diajarkan untuk saling mendoakan dalam keberkahan dengan mengatakan “Baarokallah”, yang bisa disesuaikan untuk siapa kalimat “Baarokallah” ini ditujukan. Kalau untuk orang yg sedang berbicara dengan kita (kamu) laki-laki, jadi “Baarokallah laka” atau “Baarokallah fiika”. Kalau untuk orang yg sedang berbicara dengan kita (kamu) perempuan, kalimatnya jadi “Baarokallah laki” atau “Baarokallah fiiki”. Kalau untuk sekelompok orang yg sedang berbicara dengan kita (kalian), kalimat ini jadi “Baarokallah fiikum” atau “Baarokallahu lakum”, dan subjek lain yang sesuai.

Pernah denger atau liat tulisan “Baarokillah” “Baarokumullah” “Baarohallah” atau “Baarohumullah” ?
Saya bukan pakar bahasa Arab, juga tidak memahami bahasa arab. Tapi yang saya tau, kalimat   “Baarokillah” “Baarokumullah” “Baarohallah” atau “Baarohumullah” bukan kalimat yang benar untuk do’a Baarokallah bagi kamu perempuan, kalian, dia, ataupun mereka. Kalau ditela’ah dari struktur bahasa arab, Baroka atau Barokah adalah satu kata tanpa domir/subjek. Simplenya, di Bahasa Indonesia kita mengenal kata “keberkahan” yang asal katanya adalah “berkah” atau “barokah”, tapi kita tidak mengenal kata “berkih” “berkum” “barokih” atau “barokum”. Iya, kan?

Kata “Baarokallah” bermakna do’a, tapi Barokillah dan kawan-kawannya yang saya sebut tidak bermakna do’a, atau bahkan mungkin tidak ada maknanya dalam bahasa arab. Supaya kalimat-kalimat ini tetep bernilai do’a, supaya tetep mengikuti Sunnah Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam untuk saling mendoakan, Ayo kita perbaiki kalimat-kalimat do’a ini :D

Dipublikasi di umum | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Impian dan Mimpi: ketika satu persatu impian itu terwujud

sunrise di SMAN CMBBSApa bedanya mimpi dan impian? Entahlah, kalau dicari di http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php yang akan Anda temui adalah arti dari mimpi, dan Anda tidak menemukan arti kata impian. Yang jelas, saya melabeli diri saya sebagai orang yang punya impian, meski sebagian orang yang belum mengenal saya lebih jauh akan berpikir saya pemimpi. Buat saya sendiri, punya impian itu berarti punya sesuatu yang diinginkan, dan ada usaha untuk mewujudkannya, sedangkan pemimpi terus bermimpi selama mimpi itu gratis dan gak kena pajak, hehehe :-D.

Saya mulai membangun impian saya sejak kecil, bahkan sejak sebelum sekolah TK. Waktu belum bisa menulis, saya terkadang mendeklarasikan mimpi-mimpi saya ke saudara-saudara sepupu sepermainan saya. Ketika saya sudah belajar menulis, entah siapa yang menginspirasi, saya sering menuliskan hal-hal yang saya harapkan terjadi dalam hidup saya. Saya tuliskan yang saya ingin raih, yang ingin saya miliki, yang menurut saya sepantasnya dimiliki oleh orang-orang terdekat saya, yang menurut pikiran saya akan terjadi di waktu yang akan datang, dan hal-hal lainnya yang ketika orang lain melihatnya sebagian akan berkomentar, “ah.. mimpi!”.

Wajar kalau orang-orang disekitar saat itu menilai saya sebagai pemimpi, karena tidak logis rasanya bocah perempuan kurus ingusan berambut pirang karena sering kepanasan main layangan berharap bertemu seorang Pak B.J. Habibie. Atau, mungkin mereka heran di zaman biaya masuk sekolah begitu mahalnya, ada anak TK yang nulis kalau dia berharap nanti dia SMA nya beasiswa dan berasrama yang kalau mau ke sekolahnya dia perlu naik bus kota dari rumah ke asrama sekolah. Atau juga, mereka pikir sedang menghadapi anak yang setengah sinting waktu buka peta Indonesia, anak kelas 1 SD itu bilang “nanti saya ke pulau ini, pulau ini, tempat ini, dan ini.. gratisan” sambil nyengir mamerin gigi depannya yang saat itu caries alias reges. Hahaha..

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di curhat, impian, umum | Tag , , , , , , , , | 1 Komentar

Transportasi Tangerang – Bandung

Makin hari, makin banyak aja yang mampir blog ini karena mencari informasi bus Tangerang-Bandung. Blog yang isinya cerita saya tanpa informasi nama bus dan jam keberangkatan ini pastinya bikin yang mampir – dengan kata kunci bus itu, ngerasa dapat ‘zonk’, gara-gara banyak dari mereka yang cuma mampir di home terus liat tulisan pengunjung blog ini. Hehehe..

Dilatarbelakangi oleh keinginan membantu orang-orang yang cari informasi bus itu, akhirnya saya buat tulsian ini. Semoga membantu.. :-)

Transportasi umum dari Kota Tangerang menuju Bandung yang saya tahu bisa dengan 2 moda kendaraan, yaitu bus dan jasa travel. Berikut ini ulasan singkat dari saya.. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di bus kota, Bus Tangerang - Bandung, umum | Tag , , , , , , , , | 84 Komentar

abstraksi rasa syukur

Betapa manusia tak pandai bersyukur. Betapa kita sebagai hamba sangat lemah dan lalai dalam berhitung, menghitung bahkan hanya mengira seberapa besar nikmat yang Allah beri ke kita pun kita tak mampu. Kita, mungkin hari ini berfikir atau merasa kita sudah mengucap syukur, tapi kita lupa bahwa ada keluhan atas letih dan masalah yang kita miliki hari ini. Kita, mungkin bisa mengingat jumlah kata “Alhamdulillah” yang kita ucap dengan suara, dalam kalimat jelas ataupun lirih, dan bahkan yang hanya dalam hati hari ini. Tapi kita lalai dalam mengingat berapa jumlah gigitan di bibir karena patah harapan, tundukan kepala karena rasa minder,  belum lagi rasa iri, dengki, takabbur, riya, sum’ah yang semuanya tak terasa, mengalir begitu saja seperti sifat bawaan yang wajar.

Sampai saat ini, kita berfikir kenapa kita masih di titik ini. Padahal banyak orang yang merangkak menuju titik yang kita capai. Sampai detik ini, kita bersikeras menyatakan kita telah gagal. Padahal, Sang Pemilik Waktu telah menganugerahi kita hal paling berharga: Waktu dan Kesempatan untuk berproses, berusaha, yang tak semua orang miliki meski ditutup dengan “pikiran” atau “pendapat” manusia sebagai kegagalan.

Astagfirullah.. duhai Allah sang Khalik, bahkan sebagai manusia yang diberi kemampuan ingatan luar biasa dan volume otak yang besar, kami tak mampu mengingat utuh apa saja yang kami sebut dan terbersit dalam pikiran, menjadi keinginan dalam angan, atau yang jelas-jelas kami pinta kepada-Mu lalu Engkau berikan. Bahkan, kami lemah untuk menyadari bahwa apa-apa yang kami dapati setelah usaha kami, adalah hal-hal yang terbaik dari-Mu. Dan parahnya, banyak sekali dari kami, merasa tak dicintai, atau mencitai suatu hal, dan lupa mengingat, bahwa Engkau mencintai kami, lebih dari apapun yang menicntai dan dicintai kami.

_dipindahkan dari “draft message” handphone dalam perjalanan menuju Lembang, Bandung 18 Februari 2011_

Dipublikasi di curhat, umum | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar

Klasifikasi pengunjung blog ini adalah….

iseng-iseng buka statistik pengunjung blog ini, ternyata pengunjung blog bisa dikategorikan jadi:

  1. pengunjung buka profile: orang yang ngeliat blog ini dari profile facebook saya
  2. pengunjung tau alamat: orang yang langsung menuju blog ini tanpa gugling atau buka profile facebook saya, bisa juga karena pernah buka sebelumnya
  3. pengunjung kepleset / terkilir : orang yang sampe ke blog ini karena sengaja atau enggak meng-klik nama saya di komentar blognya
  4. pengunjung tersesat: orang yang datang ke blog ini karena nanya eyang google dengan kata kunci tertentu Baca lebih lanjut
Dipublikasi di curhat, umum | Tag , , , , , , , , , , | 7 Komentar